Banyuwangi (22/10/25). SMP Negeri 3 Kalipuro turut ambil bagian dalam Festival Hari Ibu 2025 yang diselenggarakan oleh Radar Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi, refleksi, dan inspirasi tentang peran ibu dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Dalam festival tersebut, terdapat tiga kategori perlombaan, yaitu: Menulis Surat Kanggo Bupati, Desain Poster, Wawarah (Presentasi Inspirasi)
SMPN 3 Kalipuro menunjukkan komitmen dan partisipasi penuh dengan mengikuti seluruh kategori lomba. Dari ketiga kategori tersebut, keberuntungan dan prestasi berpihak pada kategori Menulis Surat Kanggo Bupati.
Prestasi membanggakan diraih oleh Ananda Reina Nabila, siswi kelas VII, yang berhasil meraih penghargaan “Best Surat Tersentuh” dengan tema surat berjudul “Kasih Bupati Menyentuh Hati, Terpatri di Relung Hati.”
Dalam suratnya, Ananda Reina mengisahkan bagaimana kasih dan kepedulian Bupati Banyuwangi benar-benar dirasakan secara nyata melalui berbagai program pemerintah daerah, khususnya di bidang kesehatan. Ia menuturkan pengalaman pribadinya tentang biaya pengobatan ibunya yang dapat diakses secara gratis dengan pelayanan kesehatan yang maksimal dan manusiawi.
Dengan bahasa yang jujur dan menyentuh, Reina menutup suratnya dengan kalimat yang mengharukan “Walau kita tidak pernah bertemu, namun kasih Ibu Bupati bisa kami rasakan. Peluk jauh dari Reina.”
Tak disangka, pada momen pengumuman lomba, Reina justru mendapatkan pelukan kasih secara langsung dari Bupati Banyuwangi, sehingga peluk jauh itu berubah menjadi peluk nyata penuh makna.
:
Sebelum pengumuman lomba, Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, menyampaikan pidato Hari Ibu yang sangat menggugah perasaan para hadirin. Dengan tema “Ibu, Cahaya dalam Langkah”, Bupati mengajak seluruh ibu untuk terus menyalakan cahayanya melalui potensi yang dimiliki. Ia menegaskan bahwa peran ibu tidak hanya berhenti di ranah domestik, tetapi juga dapat berkembang di ranah sosial dan kepemimpinan publik.
Bupati menekankan bahwa cahaya ibu bukan sekadar soal penampilan atau pencitraan, melainkan kekuatan potensi diri, ketulusan, dan kebermanfaatan bagi sekitar.
Melalui momentum Hari Ibu ini, seluruh hadirin diajak untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan meningkatkan potensi, agar setiap ibu mampu menjadi cahaya dalam setiap langkah kehidupan, baik bagi keluarga, masyarakat, maupun generasi masa depan.
Prestasi Ananda Reina Nabila menjadi bukti bahwa suara tulus seorang anak mampu menyentuh hati pemimpin, sekaligus mengharumkan nama SMPN 3 Kalipuro di tingkat daerah.


0 Komentar