Banyuwangi (7/1/26) SMP Negeri 3 Kalipuro terus menguatkan pendidikan karakter melalui pengembangan kegiatan kokurikuler yang berorientasi pada penguatan Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) siswa. Salah satu program unggulan yang kini diterapkan adalah pembenahan kemampuan membaca Al-Qur’an yang terintegrasi dalam jam pembelajaran harian.
Dalam pelaksanaannya, sekolah membagi siswa ke dalam beberapa kategori pembelajaran berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Kelas A merupakan kelas mahir dengan kategori Tahfidz dan Tarjim. Kelas B adalah kelas Tahsin yang terbagi ke dalam empat kelompok. Selanjutnya, Kelas C diperuntukkan bagi siswa pada tingkat pembenahan cara baca Al-Qur’an, sedangkan Kelas D difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah bagi pemula.
Uniknya, pelaksanaan kokurikuler ini tidak disusun berdasarkan jenjang kelas formal, melainkan murni berdasarkan tingkat kemampuan membaca Al-Qur’an masing-masing siswa. Pengelompokan tersebut ditetapkan setelah melalui analisis hasil pengayaan yang dilaksanakan pada Sabtu dan Senin, sehingga pembelajaran berlangsung lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkeadilan.
Program ini juga melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik) secara aktif sebagai pendamping. Tidak hanya membimbing, sebagian guru dan tendik bahkan turut serta belajar bersama siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang egaliter dan penuh keteladanan
Kehadiran pendidik sebagai pembelajar menjadi pesan kuat bahwa belajar Al-Qur’an adalah proses sepanjang hayat.
Melalui pendekatan ini, siswa dibimbing sesuai kebutuhan dan capaian bacaan mereka, mulai dari tahap pengenalan huruf hijaiyah hingga penguatan tajwid, kelancaran membaca, serta pemahaman makna. Kegiatan dilakukan secara konsisten setiap hari, menjadikannya bagian dari kultur belajar dan pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah menilai bahwa kokurikuler berbasis Al-Qur’an ini tidak hanya berdampak pada peningkatan literasi keagamaan, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter, pengendalian emosi, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai spiritual siswa. Melalui pembiasaan yang berkelanjutan, ESQ siswa tumbuh seiring dengan meningkatnya iman, takwa, dan kecerdasan berpikir.
Melalui inovasi ini, SMPN 3 Kalipuro berharap dapat melahirkan generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Sekolah optimistis bahwa penguatan ESQ melalui kokurikuler berbasis Al-Qur’an akan menjadi fondasi penting dalam membentuk pelajar yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan zaman.


0 Komentar